Ternyata Pria Membawa Gen Kanker Payudara

Para dokter kini menyarankan kaum pria juga memeriksakan gen mereka kalau-kalau mereka mengidap penyakit kanker payudara. “Kaum pria yang kerabatnya membawa gen ini sering tidak menyadari mereka juga membawa gen tersebut dan menghadapi pertumbuhan payudara yang aneh serta membesar sama seperti kanker prostat, pankreatik dan kanker kulit”, demikian saran penelitian terkini.

Setiap orang menilai kanker payudara dan ovarian hanya semata dimiliki kaum hawa. “Mereka bahkan tidak sadar bahwa gen tertentu bisa diwariskan dari pihak ayah keluarganya”, jelas Dr. Mary Daly dari Pusat Kanker Fox Chase di Philadelphia. Usai mengamati kanker payudara dalam diri beberapa pria yang tidak menyadarinya, Daly melakukan studi kecil yang dipresentasikannya dalam sebuah konferensi di Texas, AS. Dokter wanita ini mencoba menyakinkan agar semakin banyak para bapak, anak dan saudara lelaki dari wanita yang membawa gen tersebut untuk diperiksa. “Namun sangat sedikit sekali dari mereka yang mau memeriksakan diri”, tambahnya.

Kanker payudara merupakan kanker paling utama yang menyerang kaum wanita di Amerika. Lebih dari 178.000 kasus baru dan lebih dari 40.000 kematian akibat kanker ini terjadi di AS untuk tahun ini. Namun, kaum pria juga tak luput, sekitar 2.030 kasus diperkirakan terjadi tahun ini. Terhitung sekitar 1 persen kesemuanya mengidap kanker payudara, demikian menurut Lembaga Kanker Amerika. Sekitar 450 dari kasus pria ini adalah fatal.

Gen BRCA-1 atau BRCA-2 diketahui membawa risiko kanker payudara dan yang paling umum terjadi pada keturunan Yahudi Eropa Timur. Pada diri kaum pria, mereka mengalami dua kali lipat dari risiko kanker prostat, tiga kali lipat dari kanker pankreatik dan membuat kanker payudara tujuh kali lebih banyak berkembang.

Sebagai bagian dari studi luas, terkait persepsi risiko genetik, Daly mensurvei sekitar 24 kerabat yang memiliki jalinan darah erat dari wanita yang dinyatakan positif mengidap kanker payudara dan mencoba mencari tahu apakah ada wanita dari kerabat terdekat mereka yang mengidap kanker payudara. Sebanyak enam pria mengatakan, tidak pernah diberitahu sebelumnya atau lupa. Yang lainnya, 18 orang mengaku tes pada kerabat mereka itu hasilnya negatif. Tujuh orang tidak mengetahui hasil tes kanker payudara kerabatnya. Dan hanya lima orang yang memahami betul bahwa diri mereka juga bisa membawa kanker payudara. Dari enam orang yang mengaku tertarik untuk diuji, tiga orang memberi alasan kesediaan mereka diuji adalah semata demi anak-anak mereka.

Dr. Steven Vogl, dokter kanker yang berpraktik di New York mengungkapkan, dia mengetahui adanya potensi tersebut sebelum tetangganya meninggal karena kanker paru-paru, dan memberitahukannya berapa banyak kerabat wanitanya yang mengidap kanker payudara yang meninggal dan beberapa orang yang mengidap kanker lainnya. “Sebagai seorang dokter saya justru membawa gen tersebut. Namun setidaknya saya membantu anak cucu saya”, ujar dokter yang kebetulan keturunan Yahudi Eropa Timur. Kaum wanita juga perlu menyadari mereka semestinya berterus terang soal penyakit yang dideritanya kepada kerabat pria.

“Mereka memang belum menyadarinya, namun anak cucunya bisa berisiko”, ujar Daly.

sumber :
www.2ndchoices.com

  , , ,


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>